Skip to content

Smart EVDO : Sebuah Testimoni

31 January 2010
tags:

Saya menggunakan Smart EVDO sudah sekitar 3 bulan. Pertama kali diisi paket silver 1D (untuk 1 hari pemakaian). Testing di Jl. Dr. Roem Bandung (tempat beli modem) dapat speed download di kisaran 40 KBps, tanpa menggunakan download manager. Indikator sinyal full.

Berikutnya coba di cimahi, sinyal ternyata tidak stabil, kadang full kadang 60%. Bulan pertama pemakain puas. Hasil speed test Smart ini bisa ‘menghajar’ speed test paket family speedy teman saya daerah kopo. Hampir selalu speed test smart lebih unggul.

Koneksi tidak pernah putus, download manager full mentok di 60 KBps dengan paket silver 30D up (512 kbps), membuat saya semakin penasaran seberapa cepat download speednya jika menggunakan paket platinum. Saya coba dengan paket platinum 1 hari. Sedikit kecewa karena selisihnya tidak berbeda jauh dengan paket silver, download di kisaran 75 – 90-an KBps. Namun terobati pada pagi hari, speed bisa mencapai 120-150KBps bahkan sempat sampai 170KBps.

OpenSuSE iso 4GB pun bisa disedot. What a great internet connection, seumur-umur baru kali ini bisa download segede ini. 2 jempol buat Smart EVDO.

Namun saya tetep berkeyakinan, bahwa sekiranya pengguna smart sudah semakin banyak di daerah saya, maka koneksi pasti akan drop, sama ketika saya masih menggunakan koneksi internet gsm sebelumnya. Namanya juga shared connection. Semakin banyak yang pakai, semakin banyak bandwith ke share dan akan semakin lambat.

Apa yang terjadi berikutnya memang benar bahwa sekitar 1 bulan terakhir ini koneksi mulai sering putus. Dan jeda putusnya semakin hari semakin parah, idle sedikit aja putus. Begitupun dengan sinyal seringkali drop. Benar-benar menjengkelkan.

Semoga koneksi Smart EVDO bisa kembali lagi stabil ya, pihak smart bisa meningkatkan layanannya. Nyaman seperti ketika pertama kali pakai. Toh dengan harga paket silver yang relatif murah, unlimited quota dan speed yang melebihi paket hsdpa GSM, tidak ada alasan untuk tidak memilihnya. Benar-benar membuat saya kagum dengan langkah smart dalam memberikan koneksi yang cepat dan murah. To be honest, saya banyak terbantu dalam proses belajar saya, especially dengan mudahnya mengakses screencast/video, tutorial referensi lainnya dalam format mp3, dan sejenisnya. Begitupun dengan mudahnya mengunduh software aplikasi, dimana akan butuh kesabaran extra jika saya menggunakan koneksi internet GSM sebelumnya (baca sering lemot).

Yah, mungkin roda koneksi smart di daerah saya sedang berputar ke bawah, dari pada menunggu dan menghabiskan energi untuk komplain, saya sudah mendapatkan 1 tempat yang cocok dan nyaman menggunakan smart EVDO ini. Tampaknya daerah tsb masih sepi dari pengguna smart, download mentok baik pagi sampai sore pun bisa stabil di 60KB. Kemarin sore dengan paket platinum 1D, download manager menunjukkan angka 150KBps. Amazing !

Sangat kontras dengan di daerah saya di Cimahi. Retest sebelum artikel ini diposting.

Hasil speed test paket silver

Speed 0.18MBps = 22.5 KBps. Paket silver rasa paket free isi pulsa 153 kbps, alias paket reguler. Cakep banget untuk mengatakan “the connection speed sucks !”. It’s still oke buat browsing, untuk download saya masih bisa bersyukur ada tempat yang masih bisa diandalkan 😀. Mungkin jika semua sudah tidak nyaman, siap-siap pindah ke lain provider. Namun sekali lagi, sampe sekarang nulis postingan ini juga putus lagi putus lagi. KESEL banget !!!

Edit : 1 Feb 2010, malam hari ternyata sudah tidak putus-putus, namun lemotnya tetep. Saya curiga apakah sistemnya rada malfunction, dalam hal ini tidak mengupdate current package kartu ke silver, namun pulsa sudah kepotong. Saya sudah email mengenai ini cuma untuk menanyakan, in case i’m wrong. Namun belum ada balasan.

2 Feb 2010, malam hari ganti dengan kartu smart baru, testing dengan platinum 1 hasilnya sama, speed hanya berkutat di kecepatan reguler. Pun pada pagi harinya peningkatan kecepatan hanya ada pada ping time, tidak pada download. Putus-putus sudah bener-benar tidak ada.
Coba Speed test upload lebih kenceng dari download. It’s funny as I’m not an uploader 😛

Speed Test

Check di Bandung, ternyata sama saja. Saya kira ini lambat massal secimahi bandung.
So kesimpulannya any Smart package would be regular package in term of download speed. Bagaimana dengan di kota Anda ? share dong….

5 Feb 2010 : Setelah mendapat response dari pihak smart atas apa yang terjadi diatas baik via email maupun terakhir via telpon kemarin sore, alhamdulillah per subuh tadi  my silver speed is back even dengan sinyal 60%. Hope this would be long lasting with this rate :P. Gre8 !

Hasil Speed Test

11 Feb 2010 : Sering putus atau disconnect mulai menggejala lagi especially pada malam hari. Jika di-ping ternyata sering kali RTO (Request Time Out), selama ini di windows workaroundnya adalah dengan melakukan ping terus menerus selama browsing, untuk mencegah idle. ping http://www.google.com -t -l 5. Selain itu koneksi langsung via ce dialer ternyata lebih cepat disconnecet dibanding koneksi manual via dial up network connection windows.
Sebagai tambahan, lemotnya mulai kumat lagi, dari siang sampai malam sudah tidak bisa diandalkan untuk download file besar.

21 Feb 2010 : Cara ping pun sudah bobol, super RTO. Putus-putunya sangat parah. Kalau agak lemot tapi gak putus-putus masih mending sih, tapi kondisi sekarang, sudah sering putus lemot lagi :P. Heran iklan pak polisi-nya kok masih sering liat di TV ya. Udah crowded gini penggunanya…

05 Mar 2010 : 2 Hari kemarin coba isi platinum 1 hari, karena yang bulanan sudah abis, i was so surprised with its connection speed. Tembus 260-an KBps. The best selama pakai smart. Dont know why.

Tampilan download speed

06 Mar 2010 : Stabil kencengnya dari pagi sampai siang ini. Tanpa disco. Run under OpenSuse . Awesome.

Speed Test Platinum

16 Mar 2010 : Di tempat saya di cimahi biasanya susah dapet full speed untuk paket silver saya, apa karena lagi libur ya jadi sedikit yang konek inet. I’m really happy this morning. Thx smart, saya bisa download video tutorial Flex easily :D.

Smart Download Speed

17 Mar 2010 : Mulai sore sampai malam ternyata speed menurun drastis, meskipun menggunakan platinum. Tapi sesudah subuh pagi ini dicoba speed testnya sadis.

Speed Test Platinum - Pagi Hari

19 Mei 2010 : Pagi hari kemarin smart tidak bisa connect sama sekali. Sorenya badai RTO mulai menghampiri. Pagi ini lebih aneh, status connect namun ketika di ping ternyata sama sekali RTO. Setelah coba beberapa kali akhirnya tembus juga. Tipsnya adalah melakukan continuos ping agar tidak disconnect.

08 Agustus 2010 : Satu bulan dibiarkan tanpa komplain soal RTO yang mendadak menggila dan konstant. Sempat hanya beberapa hari relatif terasa normal. Tapi 2-3 hari ini yang paling parah RTO nya. Akut sekali. Malam atau pun pagi sama saja RTO.

Entah lah alasan apa yang menyebabkan terjadi demikian, apakah overload atau memang gangguan, tapi 1 bulan gangguan dengan RTO tampaknya bukan alasan yang make sense. Come on, layanan internet adalah layanan jasa, mustinya harus sigap dong dalam melayani.

3 gambar berikut mewakili buruknya koneksi smart evdo sekarang.

Gambar ketiga saya capture tadi malam. Dulu dipuji sekarang dicaci 😛 Poor smart evdo.

08 Agustus 2010 : Masih RTO juga. Apalah daya. Bagi yang mau beli modem smart, highly unrecommended untuk sekarang.

Karena tanggal 8 ini sudah tutup masa aktif pakai 1 bulan, so mungkin pending dulu untuk lanjut pakai. Saatnya coba ke provider lain, sampai smart evdo pulih baru balik lagi, dari pada energi habis dipake menggerutu gak karuan akibat RTO. Memangnya ada kompensasi dari smart evdo? Mimpi kali yeee….

Well, cuma sebuah testimoni. Apa adanya. Bagaimana di tempat Anda ?

Cat: Jadi pengen pake Mobi… Hallo Bandung, ada testimoninya ?

Masalah utama provider adalah tidak transparan apa yang terjadi, hak customer sebenerna mengetahui alasan logis kenapa bisa sampai layanan ke mereka mengecewakan… nah yang komplen itu gak punya jawaban yang fix, macam2.. seolah ingin berlepas diri aja…
Advertisements

ExtJS Tips : Pindah fokus dengan tombol enter

26 January 2010
tags:

Kita biasanya melakukan perpindahan fokus antar field form dengan menggunakan tab, namun ada kalanya untuk kebutuhan atau kasus tertentu perpindahan tersebut dilakukan dengan tombol/keypress enter.

Sayangnya ExtJS tidak memiliki opsi config untuk berpindah fokus. Jadi solusinya dengan cara umum yaitu menangkap event keypress enter (key 13) pada setiap field component.

...
name: 'username',
id: 'username',
listeners: {
   'render': function(c) {
      c.getEl().on('keypress', function(e) {
        if(e.getKey() == 13) //atau Ext.EventObject.ENTER
        Ext.getCmp('nextFieldComp').focus();
      }, c);
  }
}
...

Jika Anda punya cara lain, please share di comentar dibawah ya.

Photo : Kucing dan Pisang

23 January 2010
tags:

Liburan minggu kemarin saya iseng jepret beberapa photo yaitu kucing yang ada di area halaman penginapan dan pisang matang yang masih dipohonnya, sayang pisangnya sudah banyak yang dipetik, mungkin memang diambil langsung untuk cuci mulut, soalnya pohon pisang ini tepat di depan pintu masuk tempat makan lesehan.

Kamera yang digunakan yaitu Panasonic FX 10, mode intelligent iso untuk kucing dan self portrait untuk pisang.

Photo saya resize dari ukuran aslinya biar file sizenya kecil plus sedikit retouch amatir. So ini dia hasilnya.

Kalau ada yang suka dan mau dipake wallpaper silahkan request ya 😛

Cara Koneksi Modem Smart Haier CE 100 di Linux

12 January 2010

Pada posting kali ini saya ingin sharing bagaiamana cara melakukan koneksi Modem CDMA Haier CE100  yang saya gunakan dengan kartu Smart EVDO. Linux yang saya gunakan adalah OpenSuSE 11.2, namun tidak menutup kemungkinan distro linux lain pun bisa menggunakan cara ini, karena sifatnya umum tidak mengikat ke satu distro dan juga ke satu modem tertentu.

Secara ringkas, step untuk proses koneksi ini adalah mematikan fungsi CD-ROM modem karena linux mendeteksi modem Haier CE 100 sebagai CD-ROM (berisi installer software dialer versi windows), lalu registrasikan sebagai modem secara manual, selanjutnya setup konfigurasi wvdial dan terakhir connect !

Langkah 1 : Mematikan fungsi CD-ROM

Plug/Tancapkan modem Haier ini. Lalu tunggu beberapa saat sampai dikenali sebagai CD-ROM. Indikatornya yaitu icon abu-abu logo SMART yang muncul di desktop atau di file manager (Nautilus / Konqueror). Tunggu beberapa saat sampai CD-ROM ini aktif, yaitu dengan berubahnya warna icon abu-abu tadi menjadi merah.
Di PC saya lag time-nya sekitar 1 menit (maklum PC Jadul).

Setelah indikator icon merah muncul, kita matikan fungsi CD-ROM nya dengan mengclick kanan icon tersebut lalu pilih eject. Ingat eject, bukan unmount/safely remove drive. Ada cara lainnya yaitu dengan menjalankan perintah console sebagai root: eject /dev/sr1.
Untuk mengetahui nama device CD-ROM modem ini (sr1 atau sr2 dst), jalankan perintah dmesg.

Hasil eksekusi perintah konsole dmesg

Langkah 2 : Registrasi Modem

Setelah proses eject selesai, langkah selanjutnya adalah meregistrasi modem.

Untuk mengattach port USB nya, kita harus cari dulu ID hardwarenya. Kembali ke konsole dan jalankan perintah lsub.

Hasil eksekusi perintah konsole lsusb

Dari gambar diatas, id hardware modem haier CE 100 ini adalah 201e:2009 yaitu baris ketiga tanpa keterangan setelah nomor ID hardware. Jika kita menggunakan modem tipe lain, ID ini kemungkinan akan berbeda, jadi catat baik-baik.
Penjelasan ID diatas yaitu 201e adalah  kode vendor dan 2009 adalah kode product modem ini.

Edit dahulu file /etc/modprobe.d/99-local.conf dan tambahkan baris berikut :

options usbserial vendor=0x201e product=0x2009
Jika Anda tidak memasukkan baris options modprobe diatas, maka pada saat melakukan modprobe akan muncul error FATAL: Error inserting usbserial (/lib/modules/2.6.27-7-generic/kernel/drivers/usb/serial/usbserial.ko

Selanjutnya, ketik perintah modprobe usbserial pada console lalu jalankan dmesg lagi.

Hasil menjalankan perintah konsole untuk register modem

Jika pesan dmesg muncul seperti gambar diatas, yaitu generic converter now attached to ttyUSB0, berarti modem telah teregister dengan baik pada pada USB ke nol. Catat angka dibelakang ttyUSB, karena angka itu akan digunakan untuk setting konfigurasi program dialnya.

Langkah 3 : Konfigurasi wvdial

Wvdial ini adalah program untuk melakukan dial atau koneksi ke internet. Jadi pastikan aplikasi ini sudah terinstall dahulu.
Smart menggunakan nomor dial #777, dengan username dan password smart. Setting ini tinggal kita sesuaikan jika menggunakan kartu lain.
Buka file /etc/wvdial.conf. Jika tidak ada silahkan create saja dengan nama file tsb dan simpan di folder /etc. Copy paste konfigurasi berikut ini.

[Dialer Defaults]
Modem = /dev/ttyUSB0
Baud = 11520
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
Init3 =
Area Code =
Phone = #777
Username =smart
Password =smart
Ask Password = 0
Dial Command = ATDT
Stupid Mode = 1
Compuserve = 0
Force Address =
Idle Seconds = 300
DialMessage1 =
DialMessage2 =
ISDN = 0
Auto DNS = 1

Jika wdial.conf sudah ada, maka sesuikan saja baris konfigurasi yang bertanda bold diatas. Setelah selesai save dan langkah terakhir adalah mencoba dial. Ketik perintah wvdial lalu enter.

Jika dilayar console muncul pesan seperti :

–> Script /etc/ppp/ip-up run successful
–> Default route Ok.
–> Nameserver (DNS) Ok.
–> Connected… Press Ctrl-C to disconnect
–> pppd: ��[06][08]

Selamat, berarti proses koneksi ineternet berhasil. Silahkan coba dengan melakukan test browsing. Yang saya lakukan waktu pertama konek adalah dengan install codec online untuk openSuSE saya.

Biarkan jendela console terbuka selama berinternet ria.Jika ingin disconnect, tekan saja ctrl+c dijendela konsole tsb.

TIPS : Jika koneksi wvdial ini sering putus karena idle atau dibiarkan tidak ada akftifitas internet, yang ditandai munculnya error Terminating connection due to lack of activity di layar konsole, maka coba ganti setting di config wvdial diatas untuk Idle Second = 0 alias konek forever.

That’s it. Jika sudah konek pasti terasa mudah. Gak sulit kok. Semoga membantu ya…

EDIT : 10 Maret 2010
Dengan kernel linux terbaru, ternyata kita sudah tidak perlu melakukan modprobe usbserial lagi,  tinggal tancap modem haier ce100, eject lalu jalankan wvdial. Pada saat proses eject ini secara otomatis linux akan mengattach modem ke ttyUSB. Which mean kita tidak perlu melakukan probing manual. Woot !

options usbserial vendor=0x201e product=0x2009

Tips Troubleshooting di OpenSuSE

30 December 2009
tags:

Sudah beberapa hari ini saya menggunakan OpenSuSE 11.2 di PC kantor,  yang diinstall dari Live CD versi GNOME. Distro ini relatif stabil, namun ada beberapa hal yang agak sedikit menyulitkan memang, khususnya ketika menghandle problem (troubleshooting). Installasinya sendiri relatif mulus dan cepat, namun kendala mulai ada pada saat menggunakanpertama kali.

Untuk mengingatkan saya sekaligus share, berikut saya tulis aja lewat postingan ini, beberapa tips menangani troubleshooting di OpenSuSE yang saya alami.

  1. Ganti Card/Video Driver dan Resolusi Monintor
    Jika setting monitor dan vga tidak sesuai, maka silahkan ganti dengan command console berikut. Begitu pula jika file /etc/X11/xorg.conf tidak ada, persis kejadian seperti di PC saya.
    Command : sax2
    Ikuti sesuai petunjuk dilayar. Jika setting frekuensi monitor terlalu tinggi, pada saat test kemungkinan monitor akan blank, coba ctrl+alt+backscape beberapa kali untuk kembali ke tampilan setting.
  2. Format & Ganti Label Flashdisk
    Untuk format flashdisk saya menggunakan disc partitioner dari Yast, namun saya tidak menemukan opsi untuk memberikan nama labelnya. So bisa kita set lewat perintah console tanpa harus reformat.
    Command : e2label <nama dev> <nama label> misal e2label /dev/sdb1 ‘MyDISK
    Untuk format via console :  mkfs.<filesystem> -L ‘MyDISK’ /dev/sdb1
    Untuk filesystem silahkan ketik di konsole mkfs. lalu tekan tab. Silahkan pilih apakah mau menggunakn ext2 atau 3 atau xfs dll.
  3. Install Software
    Untuk menginstall software maka tinggal menggunakan aplikasi Install Software dari start menu atau dari yast, namun alternative via console bisa menggunakan perintah zypper.
    Command : zypper install ‘nama aplikasi’. Perintah ini mungkin sama spt apt-get di ubuntu atau netpkg di zenwalk.
    Contoh : zypper install ‘MozillaThunderbird’
    Untuk mengetahui nama paket aplikasinya, gunakan perintah cnf ‘nama aplikasi’, jika aplikasi tidak ada maka OpenSuSE akan menunjukkan nama paketnya. Tentu saja perintah ini akan mengecek ke repository.
  4. Setting Document Root Apache dan Mod Rewrite
    Config document root di apache OpenSuSE berbeda dengang di zenwalk atau ubuntu yang berada di file httpd.conf. Untuk OpenSuSE, config ini berada di file default-server.conf di folder  /etc/apache2/.
    Selain itu, mod rewrite sendiri tidak aktif by default. Untuk mengaktifkannya :
    a. Buka file /etc/sysconfig/apache2
    b. Cari string ‘APACHE_MODULES’ lalu tambahkan ‘rewrite’ ke dalam value dari string tsb yang berada dalam tanda petik.
    c. Jalankan command SuSEconfig
    d. Restart apache service dengan command service apache2 restart atau /etc/rc.d/apache2 restart
    e. Untuk memeriksa apakah mod rewrite sudah diload oleh apache, silakan check lewat fungsi php_info() di file php.

    Cara praktis untuk mengenable mod rewrite gunakan perintah a2enmod rewrite. Untuk mengecek module rewrite sudah dienable, ketik a2enmod -l, kalau sudah ada tulisan rewrite berarti sudah ok.

    Kalau apache sudah direstart tapi URL rewriting masih belum jalan, coba set dulu config Options ke All untuk direktori root www di file default-server.conf.
    Options All
    AllowOverride All
    Restart apache dan test apakah URL rewriting sudah jalan.
    Selanjutnya, penting untuk security, silahkan tambahkan lagi Options lainnya sesuai kebutuhan, misalnya  -Indexes untuk mencegah browsing direktori dsb.

  5. Play Audio Video.
    OpenSuSE tidak menyertakan codec untuk memainkan berbagai format video dan audio. Untuk memecahkan masalah ini, download library codec dari repo community. Untuk versi gnome, save link ini lalu open dengan yast Gnome Codec.

Itu saja beberapa tips selama menggunakan OpenSuSE 11.2 ini, Jika ada tips lain Insya Alloh akan saya tambahkan… Semoga bermanfaat.

nama aplikasi

Tips Menambahkan Leading Zero di PHP

4 October 2009

Lihat tag php di wordpress ada satu posting yang memberikan ide untuk menulis artikel ini mengenai leading zero.

Mungkin beberapa diantara kita perlu untuk memformat nomor urut atau juga nomor article. Contohnya seperti ‘halaman_01’, ‘page_001’ atau nomor urut 0001, 03, 000AB dsb.

Tips berikut semoga bermanfaat.

  1. Menggunakan fungsi substr.
    $nomor = 50;
    echo substr('0000'.$nomor,-3,3);  // return 050.

    Intinya adalah kita gabungkan string ‘0000’ dengan $nomor lalu kita ambil 3 karakter terakhir. So hasilnya adalah 050. So tinggal sesuikan saja berapa leading zero yang diinginkan dengan mengeset jumlah string ‘0’ nya dan juga berapa akan ambil string dari ujung kanannya.
  2. Menggunakan fungsi sprintf dan printf.
    $urut = sprintf('%03d', $nomor); //return 050
    atau jika ingin di tampilkan langsung bisa menggunakan fungsi printf
    echo printf('%03d', $nomor); //return 050. Panjang 3 karakter.
    echo printf('%05s', 'AB'); //return 000AB. Panjang 5 karakter.

    Sebagai catatan, pastikan untuk menyesuikan, jika data yang akan diformat adalah numerik/decimal, gunakan ‘d’ jika string maka gunakan ‘s’. Seperti contoh ‘AB’ di atas, karena bukan decimal kita set dengan 05s, artinya tambah leading zero (nol) untuk hasil sepanjang 5 karakter dengan data yang akan diformat bertipe  string.

Simple kan ?

Kalau Anda punya tips lain, share dung via komen dibawah.

Belajar Modx : Pilih Evo atau Revo ?

27 September 2009

Just a little share about Modx 😀

Sebelum libur lebaran kemarin, saya intens sekali mempelajari Modx versi terbaru yaitu Revolution yang sudah mencapai beta 3. Alasannya simple, karena ini versi baru, ‘gaya’ baru dan segudang feature yang menggoda maka saya tidak ingin ketinggalan jika versi ini sudah final. Jadi dari jauh-jauh hari ingin mempersiapkan mengasah skill modx saya. Sedikit dipaksakan sebenarnya sehingga terasa instan ingin cepat menguasainya. Versi evolution akhirnya terbengkalai…doh !

Sekarang ritmenya mulai dijaga, mempelajari versi Revo santai saja tapi pasti. Toh informasi roadmap modx revo sendiri tidak jelas kapan versi RC-nya akan keluar. Melihat di forum kemarin tampaknya akan muncul beta 4 dulu, entah apakah akan ada ada beta 5 dst atau langsung masuk RC.

So still lots of time untuk kembali aktif menggunakan versi evolution, sambil menunggu package extra/addons-nya stabil juga.

Versi evo juga masih banyak yang masih menantang untuk diexplore.

Bagaimana dengan Anda ?