Skip to content

Tips Troubleshooting di OpenSuSE

30 December 2009
tags:

Sudah beberapa hari ini saya menggunakan OpenSuSE 11.2 di PC kantor,  yang diinstall dari Live CD versi GNOME. Distro ini relatif stabil, namun ada beberapa hal yang agak sedikit menyulitkan memang, khususnya ketika menghandle problem (troubleshooting). Installasinya sendiri relatif mulus dan cepat, namun kendala mulai ada pada saat menggunakanpertama kali.

Untuk mengingatkan saya sekaligus share, berikut saya tulis aja lewat postingan ini, beberapa tips menangani troubleshooting di OpenSuSE yang saya alami.

  1. Ganti Card/Video Driver dan Resolusi Monintor
    Jika setting monitor dan vga tidak sesuai, maka silahkan ganti dengan command console berikut. Begitu pula jika file /etc/X11/xorg.conf tidak ada, persis kejadian seperti di PC saya.
    Command : sax2
    Ikuti sesuai petunjuk dilayar. Jika setting frekuensi monitor terlalu tinggi, pada saat test kemungkinan monitor akan blank, coba ctrl+alt+backscape beberapa kali untuk kembali ke tampilan setting.
  2. Format & Ganti Label Flashdisk
    Untuk format flashdisk saya menggunakan disc partitioner dari Yast, namun saya tidak menemukan opsi untuk memberikan nama labelnya. So bisa kita set lewat perintah console tanpa harus reformat.
    Command : e2label <nama dev> <nama label> misal e2label /dev/sdb1 ‘MyDISK
    Untuk format via console :  mkfs.<filesystem> -L ‘MyDISK’ /dev/sdb1
    Untuk filesystem silahkan ketik di konsole mkfs. lalu tekan tab. Silahkan pilih apakah mau menggunakn ext2 atau 3 atau xfs dll.
  3. Install Software
    Untuk menginstall software maka tinggal menggunakan aplikasi Install Software dari start menu atau dari yast, namun alternative via console bisa menggunakan perintah zypper.
    Command : zypper install ‘nama aplikasi’. Perintah ini mungkin sama spt apt-get di ubuntu atau netpkg di zenwalk.
    Contoh : zypper install ‘MozillaThunderbird’
    Untuk mengetahui nama paket aplikasinya, gunakan perintah cnf ‘nama aplikasi’, jika aplikasi tidak ada maka OpenSuSE akan menunjukkan nama paketnya. Tentu saja perintah ini akan mengecek ke repository.
  4. Setting Document Root Apache dan Mod Rewrite
    Config document root di apache OpenSuSE berbeda dengang di zenwalk atau ubuntu yang berada di file httpd.conf. Untuk OpenSuSE, config ini berada di file default-server.conf di folder  /etc/apache2/.
    Selain itu, mod rewrite sendiri tidak aktif by default. Untuk mengaktifkannya :
    a. Buka file /etc/sysconfig/apache2
    b. Cari string ‘APACHE_MODULES’ lalu tambahkan ‘rewrite’ ke dalam value dari string tsb yang berada dalam tanda petik.
    c. Jalankan command SuSEconfig
    d. Restart apache service dengan command service apache2 restart atau /etc/rc.d/apache2 restart
    e. Untuk memeriksa apakah mod rewrite sudah diload oleh apache, silakan check lewat fungsi php_info() di file php.

    Cara praktis untuk mengenable mod rewrite gunakan perintah a2enmod rewrite. Untuk mengecek module rewrite sudah dienable, ketik a2enmod -l, kalau sudah ada tulisan rewrite berarti sudah ok.

    Kalau apache sudah direstart tapi URL rewriting masih belum jalan, coba set dulu config Options ke All untuk direktori root www di file default-server.conf.
    Options All
    AllowOverride All
    Restart apache dan test apakah URL rewriting sudah jalan.
    Selanjutnya, penting untuk security, silahkan tambahkan lagi Options lainnya sesuai kebutuhan, misalnya  -Indexes untuk mencegah browsing direktori dsb.

  5. Play Audio Video.
    OpenSuSE tidak menyertakan codec untuk memainkan berbagai format video dan audio. Untuk memecahkan masalah ini, download library codec dari repo community. Untuk versi gnome, save link ini lalu open dengan yast Gnome Codec.

Itu saja beberapa tips selama menggunakan OpenSuSE 11.2 ini, Jika ada tips lain Insya Alloh akan saya tambahkan… Semoga bermanfaat.

nama aplikasi
4 Comments leave one →
  1. budi permalink
    22 January 2010 2:20 pm

    mas, klo modem haier ce 100 bisa digunakan di opensuse gak? bagaimana caranya. thanks

  2. budi permalink
    22 January 2010 2:22 pm

    eh sory mas, udah ditylis juga ya di blog ini, ku coba dulu

  3. cevarief permalink*
    25 January 2010 12:13 pm

    Yes betul, untuk koneksi modem haier bisa lihat di https://cevarief.wordpress.com/2010/01/12/cara-koneksi-modem-smart-di-linux/

  4. 16 July 2010 10:31 pm

    salam kenal semua..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: