Skip to content

Zenwalk Gnome 6.0 Review

26 April 2009
tags:

Bulan maret lalu distro versi gnome ini release dan menarik perhatian saya, mengigat terakhir kali menggunakan zenwalk ya  tahun lalu, saat masih versi 5.2. Selanjutnya lebih memilih distro lain turunan ubuntu yaitu mint versi 5 karena speed dan elegancy-nya.

Menurut saya Zenwalk 5.2 berbanding mint 5 itu kalah telak, baik dari sisi installasi, fitur maupun kecepatan loading aplikasi. Terlebih compiz yang sudah integrated di distro mint. Kecuali itu Gnome, sungguh lebih menarik dibanding XFCE.

Kemudian, muncul release mint 6.0. Tampak tidak ada taste baru. Rasanya jadi tampak datar sama dengan versi 5. Dan openoffice belum menggunakan versi 3. Case close. Mint 6 tidak akan digunakan menggantikan Mint 5.

Kemudian muncul Zenwalk 6.0 dengan versi GNOME. Muncul keceriaan dan kerinduan ingin secepatnya menggunakan zenwalk. Dengan beberapa perubahan diantaranya faster booting, maka diinstallah Zenwalk 6.0 Gnome ini.

Here’s the review :

1.  VGA ATI Radeon 9600 tidak bersahabat dengan driver bawaan linux. Resolusi kacau, dan akhirnya fix setelah diinstall driver resmi ATI.
2. Booting time  terasa lebih cepat dibanding zenwalk dulu. Secepat ketika masih menggunakan Mint.
3. Panel Desktop Terasa Jadul padahal sudah menggunakan Gnome. Kenapa tidak diset full width dengan application tasklist yang sudah menyatu didalamnya. Tidak terpisah seperti ubuntu. Hal ini lebih ke personal taste sih, namun jika diset dengan panel taskbar seperti mint dan windows akan jauh lebih nyaman.
4. Setelah melakukan customisasi panel sehingga mirip windows, kemudian restart PC lewat tombol reset PC. Boom ! Setelah masuk desktop lagi, icon-icon pada taskbar jadi corrupt. Behaviour Gnomenya apa Zenwalknya ya ? Curiga di sistem journaling yang lambat untuk commit ke disk. Anyway ini benar benar tidak menyenangkan. Akhirnya reset panel dengan menghapus folder config panel gnome agar kembali ke semula. Baru recustomisasi.
5. MC alias midnight commander tidak disertakan di versi ini. Hallow ?
6. Di kantor saya mengganti OpenSuse 11 Gnome yang sering crash dengan ZW 6 ini. Pasca installasi, malah tidak bisa masuk xwindows, vga nya gak kedeteksi. Aneh. Pake ZW 5.2 dan mint no problem. Setelah googling cari info, maka install ulang paket xorgnya. Dan akhirnya normal bisa masuk xwindows dan desktop. Wierd kan ? Sepertinya ada library xorg yang tertimpa oleh library lain pada saat installasi.
7. Aplikasi yang dijalankan Wine tampak kurang bagus, seperti ada masalah dengan vga, ada garis-garis gak jelas. Kadang ada, kada hilang. Setelah mengaktifkan efek meta-composite, bersih deh.
8. Stabilitas keren. Belum ada crash OS selama normal beraktifitas. Kecuali yang VGA diatas itu.
9. Terasa datar memang karena sebelumnya mengunakan mint sesama Gnome, tapi responsiveness dan loading aplikasi terasa jauh lebih cepat . Worthed lah jika harus pindah dari mint.
10. Setting Network tidak berhasil via network manager. Gateway dan DNS nya tidak jalan. Akhirnya kembali ke cara lama. Setting via console😀

Karena stabil dan lebih responsive, maka saya akan keep dan gunakan ZW 6 Gnome ini. Mungkin sampe ada penggantinya yang jauh lebih oke. Is that mint 7.0 ? We’ll see.

Bagaimana dengan Zenwalk Anda ?

2 Comments leave one →
  1. 5 July 2009 4:50 pm

    Saya sih lebih suka Zenwalk Standard Edition aja soalnya pake XFCE yang lumayan ringan sebagai desktop manager defaultnya.

    Blognya bagus euy. Hidup FOSS!

  2. cevarief permalink*
    6 July 2009 6:03 am

    Terima Kasih kang atas kunjungannya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: