Skip to content

Alternatif File Manager Di Linux :: Bagian 2

29 August 2008

Melanjutkan tulisan sebelumnya, maka artikel kali ini tentu saja akan membahas bagaimana installasi dari dua file manager yaitu PCMan dan XFE. Akan diulas pula feature keduanya sehingga Anda bisa melakukan komparasi dan memutuskan mana yang cocok.

A. Installasi
1. XFE
XFE sudah memiliki paket installer sendiri (tgz). Silahkan download di sini dahulu. Kemudian lakukan installasi paket. Jika Anda belum tahu cara melakukan installasi paket zenwalk, silahkan click disini.

Karena XFE membutuhkan library tambahan agar bisa berjalan, maka Anda harus pula mendownload paket FOX dan menginstallnya.

Jika sudah selesai, ketik di console “xfe” (tanpa kutip) lalu enter. Sebaiknya Anda membuat shortcut untuk memudahkan menjalankannya, karena paket installer tidak membuat shortcut otomatis di start menu.

Tampilan XFE

Tampilan XFE

2. PCMan
Dowload file source PCMan di sini.
Anda akan melakukan kompilasi sendiri. Jangan takut, buat yang belum terbiasa dalam melakukan compile source aplikasi linux, mostly rumusnya adalah cmmi-mc alias configure, make dan make install – dan optional make clean. Ikuti langkah installasinya sebagai berikut :

+ Login console sebagai root
+ Extract file source PCman yang sudah ada ke sebuah folder (terserah Anda) misal /opt/pcmanfm-0.5/
+ Masuk ke folder /opt/pcmanfm-0.5/
+ Ketik :
#./configure [tekan enter]
make [tekan enter]
make install [tekan enter]

Tunggu sampai proses untuk setiap baris diatas selesai. Jika tidak ada aral melintang, baris terakhir kurang lebih berisi “make[1]: Leaving directory `/opt/pcmanfm-0.5′”

Installasi pcman selesai. Jika Anda ingin membersihkan folder pcmanfm-0.5 tadi dari file temporary compilasi dsb, silahkan ekseskusi make clean. Namun jika Anda tidak membutuhkan sourcenya lagi, bisa langsung Anda hapus saja folder src tsb. Sangat mudah kan installasinya😀

Satu tambahan lagi, jika ingin agar PCMan menambahkan definisi tipe MIME baru, sehingga mempercepat pengenalan tipe file windows yang sudah cukup dikenal, maka silahkan eksekusi di console (masih sebagai root tentunya) :

update-mime-database /usr/share/mime [tekan enter]
update-desktop-database [tekan enter]

Selanjutnya Anda bisa akses PCman ini dari menu start->system->PCMan File Manager. Anda bisa pula run dari console dengan mengetik pcmanfm lalu tekan enter. Sebuah interface yang mirip sekali dengan thunar namun dengan beberapa fitur tambahan akan muncul dilayar.

Cat : Agar bisa open folder di terminal, set dahulu default terminal di preference. Jika Anda menggunakan zenwalk, isi dengan kata terminal. Jika menggunakan distro lain, silahkan pilih yang sesuai.

Tampilan PCMan

Tampilan PCMan

B. Feature
Untuk mempermudah Anda melakukan komparasi diantara dua file manager diatas, berikut list plus minusnya.
1. XFE
+ Multi Panel. Layout bisa seperti windows explorer, Midnight commander (dual + panel) atau kombinasi tree dan dual panel.
+ Bookmark Folder.
+ Thumbnail View.
+ Memiliki folder Trash Bin sendiri (semacam recycle bin kalau di windows) yang bisa diaktifkan atau dimatikan sesuai kebutuhan.
+ Shortcut yang cukup lengkap.
+ Dapat membuka jendela baru sebagai root.
+ Feature symbolik link dengan target.
+ Memiliki program bawaan sendiri untuk Text Editor (xfw), Text Viewer (xfv) dan Image Viewer (xfi).
+ Ganti Theme dan Font
+ Filter Show File yang lebih baik dibanding select pattern thunar.
+ Popup menu yang cukup lengkap. Copy To dan Move To.
+ Icon tertentu menggunakan icon khas windows. Seperti icon Ms-Excel dll.

– Sekali-kali (jarang) kurang stabil,pada saat terjadi error tiba-tiba xfe close sendiri.
– Loading lebih lambat dibanding Thunar dan PCMan
– Tidak bisa melakukan install package zenwalk secara langsung (click kanan->install package).
– File Association banyak yang harus diset manual pada saat double click pertama.

2. PCMan
+ Menampilakan list fstab untuk device yang dimount, sehingga lebih memudahkan untuk mengaksesnya.
+ Interface yang lebih familiar dengan thunar
+ Thumbnail View untuk file image pada mode compact dan detailed list
+ Multi Tab (Tabbed Browsing)
+ Find Files
+ Bookmark Folder.
+ Lebih stabil dibanding xfe
+ Bisa membuka Current Folder sebagai root
+ Loading cepat
+ File Association ke default

– Bookmark akan muncul di menu places zenpanel. Sehingga jika banyak bookmark terlihat kurang nyaman.
– Tidak bisa melakukan install package zenwalk secara langsung (click kanan->install package).
– Tidak ada thrash folder

Oke. Sebagai penutup pilihan mana yang ingin Anda coba sebagai alternatif thunar, terserah Anda.

One Comment leave one →
  1. junaidi permalink
    27 February 2009 6:56 pm

    Ulasannya cukup bagus, mungkin akan lbh memudahkan kalo disertai cara2 konfigurasinya di panel menu & bagaimana menjadikan File Manager tadi jadi default FM;
    saya sdh install pcman di gnome desktop saya, tapi ada beberapa masalah yg blm dpt jawabannya:
    1. Panel places submenu kalo diklik (ada beberapa bookmark folder), apps yg dijalankan bukannya pcmanfm tapi Find Files, mengubah setting ini di bagian mana yg blm ketemu
    2. Kalo baru start up, desktop baru dimunculkan kalo saya dah mengklik dari Menu > system > File Manager > PCMan File Manager; kenapa mesti gini…dah cari2 di google blm ketemu;
    Moga2 pembaca blog ini atau bahkan penulis bisa tuangkan solusinya dlm tulisan berikutnya…syukur kalo sekalian diemailkan ke alamat email saya!
    At last, tulisannya bisa membantu bagi yg masih awam ttg linux spt saya ini…Thanks!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: