Skip to content

Alternatif File Manager Di Linux

26 August 2008

Setiap desktop manager pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Hal itu berarti berlaku pula untuk desktop XFCE yang saya pergunakan di zenwalk 5.0. Secara keseluruhan saya sudah cukup puas dengan XFCE, namun saya masih belum puas dengan file managernya. File manager XFCE (thunar) masih terlalu minim feature sehingga kuranga nyaman sebagai sebuah file manager. Mungkin karena filosofinya memang dibuat minimal dan simple, namun saya pribadi sebagai user, sering kesal dengan thunar ini. Berikut beberapa fitur penting yang saya rasa tidak dimiliki thunar.

1. Tidak ada Bookmark Folder
Jika sering mengakses folder-folder tertentu dan tidak bisa melakukan bookmark (semacam favorite kalo di windows explorer), memang sangat tidak nyaman, karena harus menelusuri folder yang ingin dibuka.
2. Tabbed Browsing
Saya lebih prefer file manager menggunakan tab, sehingga tidak terlalu banyak jendela yang terbuka. Seperti kita browsing menggunakan Opera atau Firefox, cukup satu jendela saja.
3. Thumbnail
4. Multi Layout
Jika tidak bisa tabbed browsing, setidaknya bisa multi layout. Misal dual pane kiri kanan, sehingga proses copy/move file atau komparasi folder akan jauh lebih mudah. Sayang sekali thunar sama sekali tidak memilikinya.
5. Shortcut ‘open in terminal’
Jika berada di mode compact list, untuk membuka terminal di folder tertentu maka harus click kanan di nama foldernya. Sebenernya jika ada shortcut akan jauh lebih mudah.
6. Filter File
Thunar tidak memiliki filter file dengan extension tertentu. Tidak jarang kita hanya butuh melihat file dengan extension tertentu saja dari sebuah folder.
7. Move/Copy dari Popup Menu
Dari pada hanya lewat menu Send to, mungkin kita juga perlu move/copy file ke direktori yang kita inginkan, simply dengan click kanan pada file/folder lalu pilih direktorinya. This is very handy.

So apa dong, alternatif file manager untuk thunar tersebut ?

Setelah melihat beberapa file manager berbasis GTK disini, akhirnya saya memilih dua file manager dengan melihat feature, tampilan dan last update projectnya. ‘Terpilihlah’ PCMan dan XFE. Dari dua tersebut saya lebih sering menggunakan PCman. Tentu saja masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan.

Thunar juga bukan berarti tanpa kelebihan. Ada 1 fitur yang selama ini sering saya butuhkan, namun tidak ada di kedua file manager alternatif tsb di atas. Apa itu ? kita tunggu saja segera, karena next article, saya akan jelaskan pula bagaimana cara installasi dan komparasi diantara keduanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: