Skip to content

Seberapa pentingkah label halal pada produk makanan dan minuman yang kita konsumsi ?

31 July 2008
tags:

Beberapa bulan terakhir saya berusaha untuk sebisa mungkin mengurangi membeli makanan/minuman yang tidak mengandung label halal setiap kali belanja rutin bulanan atau belanja kecil harian. Bukan karena actualnya produk tsb pasti dijamin halal, namun setidaknya membuat saya lebih tenang bahwa apa yang akan masuk ke dalam perut bisa saya filter dulu dari melihat label halal dikemasannya.

Sebagai seorang muslim sudah semestinya melakukan hal tersebut karena kita harus bisa menjaga agar apa yang masuk ke dalam perut kita itu halal dan baik.

Jika ditelaah lebih jauh, sebenarnya hampir bisa dikatakan mustahil kalo saya bisa menelusuri kebenaran halal tersebut, karena harus terlibat langsung dalam proses pembuatan produknya, perizinan dll. Saya tidak punya cukup kekuatan dan kekuasaan ke arah itu. Namun, dengan adanya lembaga yang melakukan sertifikasi halal, dalam hal ini MUI maka cukup sampai disitu saja dan saya bisa berkesimpulan bahwa produk itu halal dari label dikemasannya.

Pertanyaan selanjutnya adalah pada produk local (bukan export) saya seringkali menemukan dua macam bentuk label. Satu bertuliskan halal saja dalam bahasa arab. Satu lagi complete dengan logo halal bertuliskan MUI, bundar dan berwarna latar hijau atau minimal label halal dengan tulisan MUI. Apa artinya ? Saya yakin kalau yang bertuliskan MUI itu berarti sertifikasi halal memang dikeluarkan oleh MUI, namun bagaimana dengan yang hanya tulisan halal saja ?
1. Apakah memang ada lembaga lain yang memberikan sertifikasinya ataukah label halal tersebut ?
2. Apakah memang tetap disertifikasi MUI, namun tidak mencantumkan tulisan MUI ?
3. Atau muncul dari internal pembuat produk tersebut saja karena memiliki keyakinan bahwa bahan bakunya dan prosesnya juga memang halal. Sebagai contoh kalau misal si A wirausaha rumahan dan kecil-kecilan membuat kue. Produknya dipackage menggunakan plastik. Si A yakin bahan-bahannya halal karena dia sendiri yang membuatnya. Namun, konsumen perlu juga dong kepastian, maka Si A tuliskan label halal pada packagenya.

Saya belum tahu mana yang benar.

Namun begitu, seringkali saya berpikir apabila ternyata tulisan halal tersebut pada kenyataanya memang tidak halal, maka saya serahkan saja kepada Alloh, toh urusannya berarti bukan antara saya dengan makanan yang saya konsumsi lagi. Tapi sudah menjadi tanggung jawab pembuatnya dengan yang di atas. Allohu’alam.

Kembali dengan produk yang tidak berlabelkan halal. Bukan berarti makanan/minuman dengan kemasan tanpa label halal artinya haram alias tidak halal. No !. Saya cuma takut berada dalam posisi yang salah akibat keragu-raguan akan ketidakpastian bahwa produk tersebut memang halal. Sesuai dengan sabda rosululloh tinggalkanlah apa yang meragukannmu kepada apa yang tidak meragukannmu. Kalau memang masih banyak opsi lain yang berlabelkan halal, why not kita memilihnya. Lebih safe.

Memang tampak menggiurkan pada saat tadi siang belanja bulanan, banyak produk cemilan wafer/cracker yang tampaknya enak. Juga beberapa minuman yang tampak segar. Jika diperhatikan, beberapa merek cemilan tsb tadinya tidak berlabelkan halal, kini sudah ada beberapa diantaranya berlabelkan halal, sisanya masih tetep polos😀. Husnudzon aja ya, mungkin sedang dalam proses sertifikasi hehe. Karena saya memperhatikan dari beberapa bulan yang lalu. So saya tetep ambil yang ada label halalnya saja. Insya Alloh.

Semoga jika inputnya ke dalam tubuh adalah makanan/minuman yang halal, maka bisa berefek ke perilaku yang lebih baik juga. Ada korelasinya enggak ya hehehe.

Bagaimana menurut Anda ? Sudah pentingkah label halal pada produk yang Anda konsumsi ?

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: