Skip to content

Open Source Toolkit For Developer

20 March 2007

Pengguna dan juga developer aplikasi open source di Indonesia saat ini mulai menggeliat, terlebih dengan adanya kampanye IGOS (Indonesia Goes Open Source) dan seiring maraknya aksi sweeping dan juga ‘penggerebekan’ atas software bajakan, baik dari mulai toko penjual CD/DVD software, warnet, game center sampai dengan level perusahaan oleh pihak berwenang, maka memicu kita untuk secara bertahap mulai beralih menggunakan software open source, kecuali jika kita cukup memiliki budget untuk membeli software ori (licensed) atau kita merasa bahwa piracy memang sesuatu yang salah dan kita berusaha menghindarinya.
Berbicara mengenai piracy ini akan sangat panjang, namun begitu yang ingin lebih ditekankan dalam bahasan kali ini yaitu aplikasi apa saja yang bisa kita gunakan secara free (close source) seperti kalau orang bule bilang free beer (bir gratis), atau free speech (bebas mengemukan pendapat) untuk aplikasi open source. Perlu diketahui bahwa perbedaan yang paling mendasar antara keduanya adalah dari sisi ketersediaan source code kepada public dari aplikasi tersebut serta modifiable, artinya source code tsb juga bisa diedit oleh siapa saja.
Aplikasinya yang ingin saya berikan review singkat dibawah ini adalah aplikasi yang memang sering saya pergunakan, khususnya sebagai seorang developer, yang berarti list dibawah ini hanyalah sebagian dari aplikasi free yang saya review.

1. Development & IDE
A. SharpDevelop (#Develop)
Ini adalah satu-satunya IDE open source untuk mendevelop aplikasi .NET diplatform windows yang cukup comfort digunakan dan secara operational mendekati IDE buatan microsoft yaitu Visual Studio.NET. Kita bisa mendesain form, coding bahkan koneksi ke database server dan melakukan query data langsung dari IDE.
Untuk versi linux sendiri yang biasa saya bilang ‘.NETnya Linux’ yaitu MONO memang terdapat IDE hasil porting dari SharpDevelop yang bernama MonoDevelop, namun tidak sama bahkan jauh berbeda, mengingat dilinux untuk mendesain interface bisa menggunakan pilihan dari beberapa interface toolkit seperti GTK atau QT, dan juga proses coding pada event objectnya (signal) juga sedikit berbeda. Sampai sekarang saya sendiri masih meraba-raba coding menggunakan MonoDevelop ini. It’s not as easy and fast as using SharpDevelop to create .NET app.
Oh ya sebagai informasi 2 component yang saya suka bawaan dari SharpDevelop ini adalah Editor Codenya juga Componen Docking dari Weifen Luo. Very kewl abis !
B. TCC (Tiny C Compiler)
Compiler ini menurut saya sangat dahsyat dalam proses compiling code c. Sangat cepat, terlebih compiler ini dapat juga dipergunakan untuk mengcompile script on the fly, some sort of vbs, namun menggunakan bahasa c. Versi windowsnya adalah hasil porting dari versi linux. TCC ini biasa saya pergunakan jika saya sedang kangen dengan bahasa c untuk merefresh atau sekedar mereview bahasa c yang dulu pernah saya pelajari🙂.
Informasi diwebsite TCC bahwa compiler ini mampu melakukan compile kernel linux jauh lebih cepat dari pada meggunakan GCC. Tertarik ? silahkan coba.
C. GAMBAS
Si udang cantik buatan benoit dari prancis ini memang merupakan angin segar bagi programmer Visual Basic classic windows yang ingin mencicipi masakan BASIC dilinux dengan familiarity VB. IDE nya sendiri dibuat dan dicompile oleh GAMBAS, keren kan. Walaupun aplikasi ini belum dikatakan sebagi killer development tool, namun penikmat udang cantik ini sudah mulai banyak.
Saya sendiri mulai menggunakan GAMBAS sejak versi 0.9 dan sekarang sudah menggunakan versi 1.9. Coba deh, sangat mudah sekali membuat program menggunakan GAMBAS ini.
Sampai versi terakhir ini GAMBAS sudah mensupport 4 jenis database yaitu ProstgreSQL, Firebird, MySQL dan SQLite serta memiliki database manager built-in sederhana untuk melakukan query. Perlu diingat, bahwa GAMBAS tidak akan pernah menjadi clone VB.
2. Database
A. Firebird
Database server ini dulunya adalah borland interbase yang kemudian dibuat versi opensourcenya. Versi komersilnya sendiri tetap bernama interbase. Burung Api ini memiliki fitur yang tidak kalah dengan database server proprietary lainnya seperti Multiuser, Transaction, UDF, Trigger, Stored Procedure dan View seperti yang dimiliki MS SQL Server. bahkan untuk AutoNumber/ID firebird menggunakan generator, dimana autonumber bisa secara fleksibel kita atur.
Versi terakhir ketika saya menulis artikel ini adalah versi 2.0. Anda bisa melihat diwebistenya roadmap fitur-fitur dan fungsi terbaru si burung api ini dari versi 2 menuju versi 3 yang diplan release akhir tahun 2007 ini, termasuk provider untuk melakukan koneksi ke database seperti ADO.NET, JDBC atau ODBC. Ya can chek em out here.
B. SQLite
Database ini adalah database standalone. Sudah mendukung fitur transaction. Enginenya sendiri tidak menghabiskan resource OS. Dan uniknya ini adalah satu-satunya database yang saya kenal sebagai typless, artinya field yang kita create bisa diisi data apa saja tanpa memperdulikan tipenya. Jadi sebuah field numerik misal Harga, bisa diisi string, blob atau tanggal tanpa perlu takut error. Hmm…fantastic🙂.
Untuk provide .NETnya, You can chek here. Untuk GAMBAS, koneksinya sudah tersedia bawaan GAMBAS sendiri jadi kita bisa langsung konsen ke programmingnya, tanpa perlu report mencari konektornya🙂.
C. MySQL
Database ini sudah sering kita dengar, dan sudah menjadi langganan dalam pembuatan aplikasi web menggunakan PHP. Saya hampir tiap hari menggunakan database ini terkait kerjaan saya dikantor.

3. Database Front End
A. FlameRobin
B. SQLYog
C. PhpMyAdmin

4. Graphic Tools
A. Inkscape
Saya langsung jatuh cinta sejak pertama kali menggunakan aplikasi ini. Saya sekarang menggunakan versi 0.45, walau belum mencapai versi 1, tapi fitur dan kemampuannya dalam membuat gambar vector sudah cukup dahsyat dan yang paling penting adalah stabilitasnya.
Sebagai seorang developer, pasti Anda juga membutuhkan tool seperti ini untuk membuat image yang dapat memperindah interface aplikasi yang Anda buat.
Aplikasi ini menjadi alternatif bagi yang terbiasa menggunakan Corel Draw atau Macromedia FreeHand. Anda bisa menggunakannya di Windows maupun Linux.
B. XNView
Aplikasi ini adalah alternatif bagi Anda yang terbiasa menggunakan ACDSee. Fitur di dalamnya sudah cukup lengkap diantaranya memiliki fungsi converter, slide show, image browser (seperti windows explorer), screen capture dan twain untuk scanner dan kamera digital.
5. Browser
Sekitar 1 bulan yang lalu kebelakang, saya terbiasa menggunakan browser kmeleon, menurut saya browser ini termasuk browser yang cepat dan lucu dibanding menggunakan IE, namun karena hanya bisa berjalan di platform windows, maka terpaksa saya pindah ke mozilla firefox. Dua-duanya sebenernya sama-sama menggunakan engine gecko, namun entah kenapa saya masih belum sepenuhnya suka menggunakan browser ini, alasan utama saya hanya karena firefox ada versi linuxnya agar saya bisa menjaga kompatibilitas javascript dan konsistensi web layout di dua OS berbeda.
6. Utility
A. WinSCP
Utility untuk melakukan transfer file (SFTP Client). Cocok sebagai alternatif pengganti CuteFTP. Hanya sayang, software ini hanya memiliki versi untuk windows saja. Versi Linux Anda bisa menggunakan FileZilla. Namun saya sendiri kurang greget dengan FileZilla ini, masih belum menemukan yang lain yang lebih.
B. HTTrack
Jika Anda ingin membaca isi website secara offline untuk dibaca nanti, maka tool ini sangat cocok untuk dapat melakukan download satu website. Bagusnya tool ini dilengkapi fasilitas pause/resume, sehingga aktifitas download bisa kita hentikan jika kira-kira traffic koneksi internet Anda lagi berat atau bisa dilanjutkan dalam keadaan cepat.

Masih ada beberapa aplikasi free yang biasa saya gunakan. Mungkin next time jika ada waktu saya akan tulis. Gimana tertarik untuk mencoba ?

13 Comments leave one →
  1. 23 April 2007 6:18 pm

    Buat penggemar Pascal, ada FreePascal (FPC) dan Lazarus (Delphi-like IDE for FPC).😉 Check it out at http://www.freepascal.org dan http://lazarus.freepascal.org

  2. 6 August 2007 8:54 am

    Kalo yang mirip AUTOCAD apa ya selain QCAD ?

  3. cevarief permalink
    16 August 2007 8:01 am

    Saya tidak pernah pake yang berhubungan dengan *CAD ya, but this link might help you mas mamo ? scroll ke bawah ada bagian CAD application.

    http://www.snap2objects.com/2007/07/20/45-best-freeware-design-programs/

  4. thania permalink
    21 February 2008 10:28 am

    numpang tanya,

    klo mo bikin report pada program gambas, pake apa ya?
    ada yang include ma gambasnya gak, or harus install software lain?

    klo software lain, pake software apa yang koneksinya ke gambas gampang.

    trims

  5. cevarief permalink
    6 March 2008 2:44 pm

    thania, saya sendiri belum pernah bikin report via gambas ya, even ada report designer bawaan gambas, saya sendiri belum pernah pake, karena waktu itu saya tidak menemukan documentasi bagaimana memanggil report yang sudah dibuat dari code gambas langsung.

    Untuk menyiasatinya, bisa menggunakan contoh yang ada disample gambas tuh, reportnya dioutputkan ke HTML.

    Simplenya, bisa create halaman HTML sebagai template lewat Nvu atau editor HTML, nanti baris-baris yang akan diisi value tinggal dilooping aja dari gambasnya, terus save sebagai file HTML. Seperti kalau bikin report di PHP😀

    Semoga membantu.

  6. eko permalink
    12 August 2008 1:36 pm

    pada program region di vb6 ada fungsi gdi32 dan user32 kalau digambas apa?mohon bantuan?

  7. cevarief permalink
    27 August 2008 3:50 pm

    Mas Eko,
    Apakah tujuannya mau bikin form yang tidak standar bentuknya ? Mungkin dengan bantuan image yang di draw ke form bisa diakalin ?
    Coba liat sample gambas untuk clock atau onscreen display. Semoga membantu.

  8. adam permalink
    3 September 2008 12:46 pm

    gimna ya script cara nya memanggil suatu aplikasi yang sudah ada pada program gambas?

  9. cevarief permalink
    4 September 2008 8:39 am

    Maksudnya memanggil program gambas yang sudah dicompile ?

    Pake perintah shell “nama program”. Perintah shell ini sebenernya sama aja dengan menjalankan perintah dari console (shell). Misal program compilasi gambasnya bernama calculator.gambas disimpan di /home/adam/. So tinggal tulis aja shell “/home/adam/calculator.gambas”. That’s it.

    Semoga membantu.

  10. 31 December 2008 1:02 pm

    misal kita bikin program di visual basic … trus kita garap di gambas…
    1. setting2 apa yg di rubah spy program kita berjalan mulus di gambas?
    2. report bisa pke openOffice(calc) <– excelnya linux?

    thx yah… (^-^)v piss

  11. cevarief permalink
    5 January 2009 8:23 am

    1. Gambas bukan clone visual basic, jadi saya kira tidak akan kompatible jika membuka project vb digambas dan vice versa.
    2. Report bisa pake calc, export aja sebagai file csv pada saat create reportnya😀

  12. rolantf permalink
    19 March 2010 5:21 pm

    Saat ini saya masih menggunakan SQL Server sebagai database.
    1. Bagaimana koneksi SQL Server di Gambas?
    2. Apakah ada software tambahan?
    Thx.

  13. cevarief permalink*
    20 March 2010 6:07 am

    Terakhir saya menggunakan gambas, database yang disupport itu hanya 4, yaitu MySQL, ProgreSQL, Firebird dan SQLite.
    Untuk database server lainnya opsinya kemungkinan menggunakan ODBC. Jadi pada saat membuat koneksi di gambas, set typenya ‘odbc’.
    Karena pake odbc, tentu saja harus menggunakan software tambahan yaitu UnixODBC. Untuk installasi dan konfigurasi odbcnya bisa baca artikel http://www.unixodbc.org/doc/FreeTDS.html.
    Semoga membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: